gadisku,
di manakah kau?

ku
dilangut kabut
dipagut kalut

ku
dianyam runyam
dihantam dan karam

digelibat benang-benang
ditelikung logika dan angan
dibelenggu argumentasi dan diksi
mabuk, berputar-putar tak tentu arah
di lingkaran tanpa poros
melupa dan terlupa

O, gadisku
aku kesepian
aku kedinginan

mendekatlah
urai gelibat ini
dan anyamkan untukku
sweater hangatmu yang lembut itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s