Sanad Hadis Al-Ghadir Menurut ulama-ulama besar SYIAH & SUNNI

ghadir kumTidak ada satu hadis pun di kalangan muslimin yang memiliki riwayat semutawatir yang dimiliki oleh hadis al-Ghadir, dan peristiwa yang terjadi berkenaan dengannya. Sanad hadis al-Ghadir sudah tentu sampai pada batas mutawatir dan dalam jumlah yang sangat banyak.

Puluhan jilid buku telah ditulis hanya demi menjelaskan sanad hadis al-Ghadir. Khothbah al-Ghadir dan peristiwa penting ini dalam sejarah Islam memiliki seratus dua puluh ribu saksi dan pendengar, dan setiap orang dari mereka, menukil peristiwa tersebut dalam jumlah yang layak diperhatikan. Dengan adanya tekanan dan ancaman dari pihak penguasa waktu itu, mereka masih tetap menukil bagian-bagian penting dari khotbah tersebut. Para ilmuwan, tokoh politik, dan sejarah Islam, sering kali dalam berbagai kesempatan, memaparkan peristiwa tersebut dan menjadikannya sandaran.[islamalternatif.net]

Referensi-referensi Syi’ah dan Ahlussunnah yang menukil hadis al-Ghadir atau bagian-bagian penting darinya atau yang menukil peristiwa.

Al-Ihtijâj, karya Al-Thabarsi, juz 1, hal. 66.
Al- Shirâtul Mustaqîm, karya Syeikh Ali bin Yunus al-Bayadhi, juz 1, hal.301.
Al-’Adadu al-Qawiyah, karya Syeikh Ali bin Yusuf al Hilli, hal. 169.
Al-Tahsîn, karya Sayyid bin Thawus, hal. 454.
‘Abaqâtul Anwâr, karya Mir Hamid Husain al-Hindi, jld.: Ghadir.
‘Awâlimul ‘Ulûm, karya Syeikh Abdullah al-Bahrani, juz 15, hal. 307.
Raudhatul Wâ’izhîn, karya Ibnu Fattaal al-Naisyaburi juz 1, hal. 89.
Al-Ghadîr, karya Allamah al-Amini juz 1, hal.12-151, dan hal. 294-322. (Buku ini menukil sekaligus meneliti sanad-sanad hadis al-Ghadir, baik yang berasal dari buku-buku Syi’ah maupun Ahlussunnah)

Buku-buku Ahlussunnah

Tarikh al-Khathib al-Baghdadi, juz 8, hal. 290.
Al-Durrul Mantsur, karya as-Suyuthi, juz 2, hal. 259.
Al-Bidayah wan Nihayah, karya Ibnu Katsir al-Dimasyqi, juz 5, hal. 209 dan 214.
Usdu al-Ghabah, karya Ibnu Atsir, jus 3, hal. 307 dan juz 5, hal 205.
Asnal Mathalib, karya Syamsuddin al Jazri, hal. 4.
Yanabi’ul Mawaddah, karya al-Qunduzi al-Hanafi, hal. 40.
Al-Ma’arif, karya Ibnu Quthaibah ad Diynuri, hal. 291.
Musnad Ahmad bin Hambal, juz 4 hal. 281.
Sunan Ibnu Majah, juz 1, hal. 28-29.
Khash’ishun Nasa’i, hal. 16.
Al-Manaqib, karya al-Kharazmi, hal. 130.
Tarikhul Khulafa’, karya al-Suyuthi, hal. 114.
Tafsir at-Thabari, juz 3 hal. 428.
Al-Fushulul Muhimmah, karya Ibnu Shabagh al-Maliki, hal. 25.
Al-Tafsir Al-Kabir, karya Fakhruddin al-Razi, juz 3, hal. 636.
Kanzu al-’Ummal, juz 6, hal. 398.
Majma’uz Zawaid, karya Hafizh al-Haitsami, juz 9, hal. 106.
Al-Ishabah, karya Ibnu Hajar, juz 1, hal. 372.
Nawadirul Ushul, karya at-Turmudzi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s